Mudik Lebaran Sudah menelan Korban Jiwa

Sejak H-3 arus mudik 2017 sudah terjadi beberapa kecelkaan lalu lintas. Namun kejadian fatal baru dialami pada Jumat malam (23/6/2017) di dua daerah yang melibatkan bus penumpang.

Kejadian pertama di lintas timur, tepatnya di kawasan Probolinggo antara bus dan mobil pribadi. Akibat kejadian ini, enam orang meninggal dunia di tempat.

“Sejak H-3 memang sudah ada insinden, tapi dominasinya di jalur non prioritas. Untuk kejadian parah di jalur prioritas baru terjadi tadi malam di Probolinggo. Tersangkan utama mobil pribadi yang keluar jalur lalu bertabrakan dengan bus penumpang dengan angka fatalitas enam orang,” ucap Kombes Hery Sutrisman kepada KompasOtomotif, Sabtu (24/6/2017).

Akibat angka fatalitas yang tinggi, kejadian tersebut menurut Hery sudah mendapat atensi langsung dari jajaran Polda Jawa Timur, baik dalam penanganan dan situasinya. Sedangkan untuk kejadian terparah kedua terjadi pada waktu yang sama di Purbalingga.

Bus Rosalia Indah yang mengantar pemudik ke Yogyakarta dari arah Pemalang hilang kendali dan terjung ke dalam jurang sedalam 10 meter dari ruas jalan. Empat orang meninggal dunia, sedangkan 37 lainnya mengalami luka-luka.

Kondisi bus pun cukup parah, sampai bagian atapnya terlepas. Menurut Hery, proses evakuasi berlangsung cukup lama karena ada beberapa korban yang terjepit di bagian roda.

“Kami himbau untuk tetap waspada dan berhati-hati. Paling utama itu istirahat yang cukup, jangan paksa diri. Untuk data kecelakaan lalu lintas H-2 dan H-1 sedang proses, nanti kita sampaikan,” ucap Herry.  (*)