Negosiasi Pemain dan Calon Kesebelasan Baru

Jika pada sebelumnya kesebelasan bisa mendapatkan kompensasi dari transfer pemain, meskipun si pemain tersebut telah habis masa kontraknya, setelah adanya aturan ini, hal tersebut menjadi dilarang dan dihilangkan. Selain itu, kesebelasan pun tak boleh mengganjal kepindahan pemain yang berkeinginan untuk pindah ke kesebelasan lain setelah masa kontraknya berakhir.

Pemain yang termasuk ke dalam kategori bebas transfer pun dapat melakukan negosiasi dengan calon kesebelasan barunya walau masih memiliki sisa kontrak selama enam bulan bersama kesebelasan yang dibelanya saat itu. Jika pemain tersebut menandatangani kontrak dengan kesebelasan lain, kesebelasan sebelumnya tidak mendapatkan uang sepeser pun.

FIFA pun menghapus regulasi mengenai batasan pemain asing yang boleh bermain dalam satu pertandingan di liga dalam negara-negara Eropa, seperti yang diberlakukan UEFA. Sebelumnya, UEFA menetapkan peraturan “3+2” untuk pemain asing yang turun dalam kompetisi Eropa, yakni hanya tiga pemain luar Uni-Eropa dan dua pemain asimilasi, yaitu pemain asing yang sudah bermain di liga bersangkutan melalui jalur pemain muda.

Daniel Geey, ahli hukum olahraga di salah satu firma hukum terkenal Inggris, Sheridan, mengatakan bahwa peraturan Bosman merupakan salah satu peraturan terbaik mengenai olahraga di Eropa.

“Dampaknya dapat dilihat dari pemain maupun kesebelasan. Pemain dapat mencari kesebelasan baru ketika kontraknya habis. Selain itu, kesebelasan juga dapat membeli pemain bagus tanpa mengeluarkan biaya transfer yang kini semakin besar,” ujar Geey.

Dan nama besar pertama yang menggunakan aturan Bosman adalah gelandang Ajax Amsterdam, Edgar Davids. Ajax harus gigit jari karena proposal perpanjangan kontrak yang mereka ajukan nyatanya ditolak oleh Davids. Davids pun akhirnya hijrah ke Italia untuk memperkuat AC Milan pada tahun 1996.

Selain Davids, terhitung sudah banyak nama-nama besar yang melakukan cara serupa untuk berpindah dari satu kesebelasan ke kesebelasan lainnya. Di antaranya adalah Steve McManaman, Sol Campbell, Esteban Cambiasso, Michael Ballack, Andrea Pirlo, Robert Lewandowski, sampai Zlatan Ibrahimovic pada musim panas. (*)