Pasien Meninggal, RSU Padjonga Diminta Bertanggung Jawab

Soal meninggalnya pasien Kasmawati Dg Tayu (34) dan bayinya, itu akibat kelalaian yang dilakukan pihak RSU H. Padjonga Dg Ngalle. Keluarga korbanpun tak terima jika dikatakan kalau Rumkit sudah melayani maksimal.
TAKALAR – Suami dan saudara korban membantah pernyataan pihak Rumkit yang mengatakan kalau pelayanan yang dilakukannya sudah maksimal. Kenapa, karena keluarga korban sudah berupaya lebih dari maksimal utnuk menyelamatkan keluarganya, tapi pihak Rumkit malah mengulur waktu hingga ibu dan bayi meninggal.
Kuat dugaan, meninggalnya Kasmawati Dg Tayu diakibatkan oleh lambannya pelayanan hingga keluarga dan korban harus bolak – balik.
Penyampaian Direktur Rumah Sakit, dr.Novi Yulianti dinilai pihak keluarga korban hanyalah sebuah pernyataan pengalihan. Karena secara keseluruhan yang disampaikan sama sekali tidak sesuai fakta praktek pelayanannya termasuk penolakan operasi dari pihak keluarga korban. “Saya sudah menandatangani semua prasyarat administrasi untuk dilakukan operasi,” kesal suami korban, Nasrullah.
Kata Nasrullah, kondisi istrinya waktu itu sangat kritis dan lemas, namun pihak Rumkit masih saja menganggapnya tak ada masalah hingga tidak ada pelayanan serius. Alasan di Rumkit saat mau operasi, tidak stok darahnya.  (cw)