Pembakaran Markas GMBI, Semua Pihak Diminta Menahan Diri

Jakarta – Ketua MPR Zulkifli Hasan mengimbau semua pihak dapat menahan diri terkait ketegangan yang terjadi antara LSM Gerakan Masyarakat Bawah Tanah (GMBI) dengan Front Pembela Islam (FPI). Situasi kondusif harus tetap terjaga.

“Semua harus bisa menahan diri, jangan sampai kalau bukan kelompoknya itu musuh, kita itu saudara,” kata Zulkifli dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (13/1/2017) malam.

Menurut Zulkifli, masyarakat Indonesia memang beragam dan berbeda. Namun, Zulkifli menekankan seluruh rakyat merupakan keluarga besar sebagai bangsa Indonesia.

“Kita satu dalam keberagaman. Jadi saya mengimbau untuk menahan diri, mari kita kembali kepada nilai-nilai leluhur yang telah diletakkan oleh para pendiri negeri ini, saling menghormati, saling menghargai dengan yang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Zulkifli juga meminta polisi yang menangani masalah ini agar menegakkan hukum secara adil kepada semua pihak.

“Siapapun kalau melanggar hukum tegakkan hukum. Kalau tidak ya tidak, karena keadilan dalam hukum berlaku untuk semua pihak,” ujarnya.

Polisi mengamankan 20 pelaku pembakaran markas GMBI di Kampung Tegal Waru, Ciampea, Kabupaten Bogor. Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading menyebut 7 pelaku di antaranya masih di bawah umur dan berstatus pelajar.

“Ya, ada 7 anak di bawah umur, ada yang santri. Masih nyantri dan pelajar,” kata AKBP Dicky kepada detikcom di Polres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/1).
(idh/nth)