Pembobolan Pagar SMPN 2, Kabid Dikdas Mengaku Tak Tahu
TAKALAR – Insiden pembobolan (pembongkaran) pagar Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 (SMPN) Takalar ternyata tidak diketahui Dinas Pendidikan (Dikdas). “Saya baru tahu setelah baca beritanya,” aku salah satu Kepala Bidang di Dikdas yang dihubungi via ponselnya.
Kata dia, via pesan yang dikirim ke Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 2 terkait pembongkaran pagar sekolah yang dipimpinnya tak ada balasan. “Saya juga sementara cari tahu soal ini,” tutupnya.

Namun Kadis Dikdas, Irwan Sijaya melalui pesan singkatnya menyampaikan kalau dirinya pernah disampaikan secara lisan Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Dilain pihak, seseorang yang mengaku bernama Dg Mangka menyampaikan pendapatnya, kalau soal pembongkaran di SMPN 2 peruntukannya untuk kepentingan masyarakat. “Saya melihat ini daeng sebenarnya untuk kepentingan masyarakatji, melihat arus disitu yang padat di waktu tertentu dan banyak masyarakat pedagang pinggir jalan sehingga dibuatkanlah mereka lokasi untuk berjualan,” katanya.
Dan katanya, itu tidak mengganggu proses belajar mengajar karena yang akan mengisi pedagang kaki lima, bukanji tempat hiburan. “Itu bentuk perhatian pemerintah ke UMKM,” tandasnya. (cw)
