DaerahMakassarTAKALAR

Peserta Pelatihan Dinkes Tak Diberikan Uang Sakunya

TAKALAR – Kabar penggunaan anggaran pencegahan dan penanggulangan penyebaran covid-19 di Dinas Kesehatan (Dinkes) terus menyebar dengan sebaris kalimat ‘ Dinkes dinilai tidak transparan’. Konotasi tersebut disebutkan karena Kadinkes, dr. Rahmawati selaku penanggung jawab dari keseluruhan kegiatan di leadingnya enggan memberikan jawaban saat dimintai konfirmasi.

Pengajuan pertanyaan beberapa jurnalis yang melakukan peliputan berkaitan dengan sejumlah kegiatan diantaranya pelatihan, pengadaan masker, pengadaan buku saku covid hingga pemakaman pasien di kecamatan Pattallassang yang dikabarkan positif corona.

Kabar terkini kegiatan Dinkes di akhir tahun ‘Pelatihan’ yang cukup aktif dilakukan satu bulan terakhir, karena di kegiatan ini tersiar kabar tidak diberikannya uang saku peserta.

Kadinkes, dr. Rahmawati yang dimintai konfirmasinya via whatsapp berkaitan beberapa soal yang ada di leadingnya tak beri jawaban. “Silahkan dihubungi penanggung-jawabnya masing-masing,” begitu pesan singkatnya.

Dilain pihak, salah satu pegawai Dinkes mengakui kalau buku saku dan uang saku peserta pelatihan belum diberikan karena anggarannya belum cair. “Insya Allah, satu dua hari kedepannya diselesaikan,” pungkasnya.   ©