Proyek Penimbunan Galut Dikabarkan Tak Sepenuhnya Dikerjakan
TAKALAR – Diperjalanan Tahun Anggaran 2023, beberapa paket pekerjaan yang diduga tidak diselesaikan namun anggarannya dicairkan 100% seperti paket pekerjaan penimbunan kawasan pasar Desa Tamasaju, Kecamatan Galesong Utara (Galut).
Informasi dari sumber layak percaya menyampaikan, aksi penimbunan yang dilakukan pihak rekanan di lokasi proyek tidak sepadan dengan besaran anggaran yang mencapai angka Rp300 juta lebih. “Ada hasil kerjanya, tapi tidak maksimal,” ungkap sumber.
Proyek dibawah naungan bidang penataan ruang perumahan dan kawasan pemukiman Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) ini dikabarkan telah mencairkan anggarannya 100% dengan volume kerja tak sesuai RAB.
“Lebih jelasnya, croschek langsung lokasinya di seputar jembatan Desa Tamasaju. Ada realisasi kerja atau penimbunan tapi masih lebih banyak yang tidak ditimbung,” ungkpa sumber mengarahkan.
Sementara Kepala Bidang PRPKP, Sumirra yang berusaha dihubungi dikantornya, Rabu (15’2) sedang tidak ada. Ponsel yang selama ini digunakan juga tidak bisa dihubungi. “Susah dihubungi ponselnya beliau,” kata staf di Dinas PU. (cw)
