‘Rakit Robot’ Siswa MTsN Jeneponto Raih Adiwiyata Nasional

Enam siswa asal sekolah Madrasah Tsnawiayah (MTsN) Jeneponto berhasil meraih sekolah ADIWIYATA Tingkat Nasional tahun 2016 saat mengikuti pelatihan Robotika di Makassar.

JENEPONTO – Siswa MTs Negeri 1 Jeneponto menunjukkan prestasinya, dan kini mulai mengincar prestasi di dunia robotika. Upaya untuk mewujudkan itu, enam siswa diutus untuk mengikuti pelatihan robotika hari Sabtu lalu di MTs Negeri 1 Makassar, yang hanya diikuti 2 sekolah tingkat SMP/MTs se Sulsel. Dari pelatihan tersebut, enam siswa siswi MTs Negeri 1 Jeneponto berhasil merakit 5 robot dan saklar pengontrol listrik dengan fungsi yang berbeda.

Andi Khalil Gibran, Siswa Kelas IX dan 5 siswa siswi dari kelas VII dan VIII yang tergabung dikegiatan ekstrakurikuler Karya Ilmiah Siswa (KIS) di sekolahnya itu berhasil merakit robot pembersih kaca, kipas angin, robot mobile, saklar pengontrol dan robot kincir angin.

Kepala MTsN 1 Jeneponto, Nuraedah mengungkapkan kebanggaannya terhadap siswa-siswinya yang begitu  semangat hingga bisa merakit 5 hasil karya yang memuaskan.

Kebanggaan itu lahir setelah melewati proses dan berhasil menciptakan 5 karyanya dalam waktu 8 jam. Padahal,  awalnya anak-anak merasa pesimis untuk mengikuti pelatihan yang diadakan Kemenag Provinsi Sulsel karena dipikirannya bukan bidangnya. “Kami suppor dan memberinya terus semangat, dan Alhamdulillah malah mereka menghasilkan 5 karya dalam waktu 8 jam,” kata Nuraedah.

Melihat prestasi siswanya, Nuraedah akan berupaya untuk menyediakan komponen yang lebih besar, sehingga siswanya dapat mengembangkan karyanya. “Insya Allah, kami akan berusaha mengembangkan apa yang ditunjukkan oleh siswa kami, tentunya kami akan menyediakan komponen yang lebih besar, sehingga siswa bisa merakit apa yang dibutuhkan sekolah,” ujarnya.

Menurut Gibran, robot buatannya dapat digerakkan dengan operasi menggunakan perangkat aplikasi dari iPod dan ponsel iPhone. “Mengerjakannya penuh dengan coba-coba, jika salah, maka dirangkai kembali. Robot-robot yang dihasilkan berbentuk kecil seperti tokoh robot Wall-e dalam film kartun,” ujar Gibran.   (arf/cw/r)