Ratusan PNS Bulukumba Jalani Tes Narkoba

Ratusan PNS di Bulukumba menjalani tes urine narkoba. Tes urine dilakukan untuk mengetahui apakah mengkonsumsi narkoba atau tidak. Lebih dari 800 pegawai menjalani tes urine. Sebelum urine pejabat dan pegawai diambil, para pegawai dan pejabat dikumpul di halaman kantor Bupati untuk mengikuti Apel Gabungan SKPD dalam rangka Hari Jadi Bulukumba.

Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali saat memberikan sambutan menyampaikan kepada PNS untuk tidak meninggalkan kantor. Polisi dan Satpol diberi tugas khusus untuk menjaga jangan sampai ada PNS yang melarikan diri.

Saat proses antri pemeriksaan, Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto, berdiri dipintu masuk kantor Bupati. Wakil Bupati kemudian memanggil pegawai  per-Satuan Kerja Perangkat Daerah. Mereka kemudian menuju lantai dua Ruang Pola kantor Bupati untuk diambil urine mereka.

Pemkab Bulukumba menggandeng Polres Bulukumba dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bulukumba dalam tes urine kali ini. Sejumlah petugas Kepolisian dari Polres Bulukumba, berdiri dipintu masuk dan pintu keluar tempat tes urine berlangsung. Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali, memastikan  tes urine bagi pegawai dan pejabat Bulukumba merupakan bagian dari upaya Pemkab Bulukumba memberantas penyalahgunaan narkoba di Bulukumba.

“Kita dukung upaya Polres Bulukumba yang selama ini melakukan operasi penangkapan terhadap pengedar dan pengguna narkoba,” kata Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali. Saat ini, lebih dari 130 pengedar dan pengguna yang sudah ditangkap Polisi.

Dari jumlah tersebut, sebahagian diantaranya adalah pegawai dan pejabat Bulukumba yang ikut ditangkap. Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali, menegaskan tidak akan melindungi pengguna dan pengedar narkoba, termasuk bila ada anggota keluarganya yang ikut ditangkap karena narkoba. (yul/R)