‘Ritual Ngaben’ Warga Diingatkan Pentingnya Toleransi

LUTIM – Bupati Luwu Timur (Lutim), Thorig Husler mengingatkan kepada warga pentingnya toleransi antar umat dalam menjalani hidup dan kehidupan bermasyarakat. Hal tersebut disampaikan Thorug saat menghadiri ritual ngaben atau pembakaran jenazah atas kematian I Wayan Linggih di Desa Solo, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur.

Kematian adalah sebuah ketetapan Tuhan, jika telah datang waktunya, tidak satu pun makhluk yang mampu menangguhkannya. “Kita harus tabah dan ikhlas menerima,” demikian disampaikan Bupati Luwu Timur, Thorig Husler saat menghadiri ritual upacara ngaben atau pembakaran jenazah umat Hindu, I wayan Linggih.

Husler menyampaikan duka mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia juga mengingatkan pentingnya hidup rukun menjaga toleransi mengingat daerah ini dihuni berbagai kalangan etnis. “Kami bangga dan bersyukur karena dalam proses ritual ngaben berjalan  aman dan kondusif. Bahkan kebersamaan diantara warga juga selalu terlihat dalam setiap perayaan keagamaan,” pungkasnya.    (ac/ar)