Sadis, Pasutri di Pinrang Diduga Tewas di Bantai

PINRANG – Pasangan suami istri (Pasutri) didapati tergeletak berlumuran darah depan rumahnya di jalan kesehatan, kelurahan Penrang, kecamatan Watang Sawitto, kabupaten Pinrang, Jumat (14/4). Korban yang kesehariannya sebagai penjual nasi di pasar sentral Pinrang ini diduga dibunuh dengan sayatan benda tajam yang nampak ditubuhnya.

Korban Arifin (40) tahun yang ditemukan warga tergelatak di depan rumahnya dalam keadaan tak bernyawa. Sedang istrinya Ati Sofwana (40) ditemukan di kamar rumahnya dengan kondisi luka tebasan di leher depannya. Ati yang sudah dalam kondisi kritis langsung dilarikan ke RSUD Lasinrang Kabupaten Pinrang.

Kapolres Pinrang AKBP Leo Joko Triwibowo  mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengamankan beberapa barang bukti di lokasi kejadian. “Kasus ini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Pinrang,” kata Leo Joko Triwibowo.

Pembataian pasangan suami istri di Pinrang tersebut tergolong sadis dengan meilhat luka kedua korban. Arifin tewas dengan sejumlah luka di sekujur tubuhnya. Luka tebasan di bagian leher, punggung, dan bahkan di bagian kepala yang membuat otaknya terburai. Sementara istrinya seperti dilansir pojoksulsel.com masih dalam kondisi kritis di rumkit.   (R)