DaerahPendidikanPeristiwaTAKALAR

Sekda Abaikan Prokes di Pertemuan Putus Mata Rantai Covid-19…?

TAKALAR – Penggunaan Dana Insentif Daerah (DID) cukup mengundang tanya, namun sebagian terjawab dengan ramuan program yang diinplementasikan di akhir tahun anggaran dengan topik pelatihan, bimbingan teknik (Bimtek), sosialisasi hingga ajakan dengan kesepakatan kegiatan lembaga seperti LSM, Ormas, OKP dan lainnya.

“Di ujung tahun, mereka-mereka baru heboh menggelar kegiatan pemutusan mata rantai covid yang di bagi pada kegiatan dalam ruangan dan ada kegiatan di pinggir jalan dengan berbagai narasi dan judul,” contek netizen di via medsos.

Pemkab dengan seluruh tenaga dan pikirannya dituangkan dalam sebuah pertemuan bertajuk koordinasi bagi LS/LP dalam rangka pemutusan mata rantai covid-19. Hanya, disalah satu pertemuan tersebut nampak Sekda Takalar tidak patuhi perintah protokol kesehatan (Prokes) karena tak menggunakan masker.

Gambaran ketidak-patuhan pemangku jabatan tertinggi dijajaran Aparat Sipil Negara di Takalar ini menunjukkan ketidak-seriusan mengoptimalkan anggaran covid karena pengadaan masker untuk diri sendiri saja tak dipenuhi.

Sekda Takalar yang dihubungi pagi tadi tidak berhasil, permintaan penjelasan perihal DID via whatsapp hingga berita ini tayang belum ada.   (cw)