‘Sidoe’ Ritual Tahunan di Takalar Lama di Malam Syuro

Indonesia memang kaya budaya dan selalu dinantikan disetiap momennya seperti ‘Sidoe’ di Takalar Lama, kecamatan Mappakasunggu (Mapsu), Kabupaten Takalar.
TAKALAR – Ritual budaya ‘Sidoe’ ini merupakan agenda budaya warga Takalar Lama di setiap malam Syuro atau 10 Muharram. Aksi bubur Syuro hingga ibadah khusus sampai dengan membeli prabot rumah tangga sudah menjadi kebiasaan budaya tahunan masyarakat dalam menymbut 10 muharram.
Takalar lama sebagai salah satu wilayah yang masih kental mempertahankan adat budaya sangat dinantikan khususnya kalangan anak-anak. Kenapa, karena diritual tersebut, kegiatan ‘Sidoe’ memberikan keceriaan tersendir bagi anak-anak. Mereka bergerombol mendatangi rumah – rumah tokoh masyarakat meneriakkan ‘sidoe sidoe’ yang kemudian pemilik rumah keluar membagikan uang kepada ratusan anak anak yang berkumpul.
Akib Mangung salah seorang tokoh masyarakat yang juga Imam Lingkungan Takalar Lama mengungkapkan, budaya ini sudah lama berlansung di wilayh kami. Saya bahkan orang tua saya saat masih kecil budaya ini sudah ada.
Dijelaskan Dg Mangun, ini salah satu bentuk syukur atas apa yang Allah berikan kepada kita salama setahun  dan memberikan kesenangan dan sedekah kepada anak anak. Ini juga menjadi pembelajaran dan tauladan bagi anak-anak untuk senantiasa berbagi kepada orang yang membutuhkan.   (cw)