DaerahHukumTAKALAR

Silaturrahmi Warga Lapas, Penyampaiannya Singkat dan Bermakna

“Harus jantan menghadapi kenyataan” itu sepenggal pernyataan singkat yang disampaikan salah satu warga Lembaga Pemasayarakatan (Lapas) Kelas II.B Takalar, Selasa kemarin (18/5).

TAKALAR – Rasa haru dan senang Nampak mewarnai kehidupan para narapidana di Lapas Kelas II.B saat bersilaturrahim Selasa kemarin. Beragam aktivitas cukup memberikan ruang menghilangkan peluh terpisah dari lingkungan bebas dan canda keluarga dalam ruang tertutup.

“Kami hidup tenang disini dengan keramahan warga Lapas, meski kerinduan akan kebebasan bersama kerabat dan keluarga senantiasa datang di saat terterntu,” ucap napi ditengah aktivitasnya.

Salah satu warga lapas yang berkesempatan duduk bersama, Dg Kuling warga Ballo, Kelurahan Sombala Bella, Kecamatan Pattallassang menyampaikan pesan singkatnya yang penuh makna. “Kita harus jantan menghadapi kenyataan,” ungkapnya.

Sebab kata dia, melakukan suatu tindakan tentu sudah siap dan mempersiapkan mental guna menghadapi sesuatu yang baik maupun terburuknya, salah satunya berhadapan dan bahkan menjalani hukuman.

Dg Kuling utarakan kalau dirinya masuk dalam daftar warga Lapas saat ini merupakan proses pencerahan untuk lebih baik kedepannya. “Janganmi lagi ditanya soal hingga saya ada di Lapas,” pintanya.

Jelasnya, apa yang saya alami dan jalani sekarang tidak lepas dari keseluruhan kondisi perjalanan hidup yang penuh suka dan juga duka. “Nantilah, saya tumpahkan curahan hati agar orang lain bisa menjadikan pembelajaran untuk lebih tenang dan hati-hati dala melakoni aktivitas termasuk historis sebuah kedekatan dengan orang penting,” pungkasnya.   (chiwa)