Soal Kartu Ujian, Kadis Tahu Kertas Bekas Tapi Ditanda-Tangani Juga

TAKALAR – Keliak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, Darwis Ewa kalau gurunya salah ambil kartu ujian sangat tidak rasional karena kartu tersebut sudah ditanda-tangani. “Masa jelas prin-outnya menggunakan kertas bekas, tapi pak Kadis tanda tangani juga. Itu berarti ada kesengajaan dong,” ujar salah satu penggiat pendidikan di trialief.

Asumsi Kadis Pendidikan ‘gurunya salah ambil kartu ujian’ dinilai pembelaan saja. Masalahnya, kejadian tersebut tidak hanya terdapat pada pengadaan Kartu Ujian saja, tetapi lembaran daftar hadir perserta ujian Nasional juga ada coretan karena kesalahan nama Kabupaten.

“Kinerja Dinas Pendidikan sangat lemah karena kurang teliti dan tidak disiplin. Masa daftar hadir juga menggunakan kertas bekas alias timbal balik dengan nama kabupaten lain. Atau mungkin ini kado Hardiknas,” tulis salah satu orang tua siswa via WA-nya.   (cw)