Soal Pemukulan Kadis PU, Pelaku – Korban Saling Lapor

Kasus pemukulan yang menimpa Kepala Dinas PU Provinsi Papua, Djuli Mambaya (DJM) yang dilakukan Jhon Rende Mangontan (JRM) terus berlanjut. Keduanyapun baik pelaku maupun korban saling melaporkan persoalannya masing-masing ke Polres.

Ini bukti laporan balik JRM di Polres Tana Toraja

TORAJA –  Peristiwa pemukulan terhadap Kepala Dinas (Kadis) PU, DJM masih belum ada penyelesaian, meskipun pihak pelaku, JRM sudah menyampaikan permohonan maafnya.

Persolannyapun kian runyam, karena pelaku pemukulan juga melapor balik korban dengan tudingan pencemaran nama baik hingga membuat dirinya (JRM red.) dan keluarganya dirugikan.  “Saya lapor balik karena dia telah mencoreng nama baik saya dan keluarga atas tulisannya di media sosial,” kata JRM usai melapor di Polres Tana Toraja.

Berdasar laporan polisi bernomor LPB/222/IX/2017/SPKT tertanggal 26 September 2017, JRM melaporkan pencemaran nama baik atas dirinya melalui medsos ‘ancama kekerasan’.

Seperti disampaikan JRM sebelumnya, terjadinya penampran terhadap korban itu dipicu oleh akses penghinaan yang terkesan ancaman kekerasan melalui medsos. Padahal, korban oleh pelaku sudah dianggapnya sebagai saudara, teman dan satu wadah dalam sebuah kelembagaan. “Saya Ketua dan korban Wakil Ketua,” terang JRM.  (andarias)