Soal Raskin di Patani, Kades Lebih Peduli KKN
TAKALAR – Bantuan beras miskin (raskin) di desa Patani, kecamatan Mappakasunggu (Mapsu) dinilai menyalahi rambu pembagian raskin. Pasalnya, Kepala Desa setempat lebih memperdulikan mahasiswa yang lagi melakukan kuliah kerja nyata (KKN) diwilayahnya ketimbang warga miskinnya.
Informasi warga setempat atau warga di Dusun Patani menyebutkan, pemberian jatah beras miskin lebih terarah pada keinginan Kades hingga KKN diberi raskin sementara warganya yang miskin dan layak dapat tidak dilayani.
Seperti dikabarkan sebelumnya, Kepala Dusun melaporkan daftar penerima raskin, namun Kades menolaknya dengan asumsi tidak ada datanya. “Kadus mendata saya sebagai penerima raskin, namun Kades menolaknya,” ungkap warga Patani, Hasbullah Dg Ngemba.
Sementara Kades Patani, Hamzah Ronrong hingga hari ini belum berhasil dihubungi untuk dimintai konfirmasinya. (cw)
