Tak Bawa Bintang Jerman ke Konfederasi, Ini Pembelaan Loew

Herzogenaurach – Skuat Jerman untuk Piala Konfederasi 2017 banyak diisi pemain muda. Meski dapat kritik, pelatih Jerman Joachim Loew punya alasannya sendiri.

Berstatus sebagai juara bertahan Piala Dunia, Jerman datang ke Rusia tanpa pemain-pemain bintangnya. Tidak ada nama-nama seperti Toni Kroos, Thomas Muller, Mesut Oezil, Jerome Boateng, Sami Khedira, Marco Reus, sampai Mats Hummels. Sementara Leroy Sane, Mario Goetze, dan Manuel Neuer harus absen karena cedera.

Sebagai gantinya, Loew banyak memanggil pemain muda. Di antara pemain-pemain di skuat Jerman, Julian Draxler jadi pemain dengan caps terbanyak yakni 28 caps.

Keputusan tersebut mengundang kritik dari tuan rumah Rusia. Mereka menyayangkan banyaknya pemain bintang Jerman yang absen.

“Hati penggemar sepakbola terluka ketika juara dunia bermain tanpa bintang-bintangnya. Mereka adalah alasan bagi fans untuk datang ke pertandingan. Tapi kami harus menerimanya,” ucap panitia penyelenggara Piala Dunia Alexey Sorokin.

Tapi Loew tetap pada keputusannya. Selain demi memberi kesempatan kepada para pemain muda, Loew juga ingin menjaga kondisi pilar-pilar Jerman demi Piala Dunia 2018.

“Pemain-pemain itu yang sudah memainkan banyak pertandingan sudah mencapai batasnya di satu titik,” ujar Loew seperti dilansir Soccerway.

“Saya bisa mengerti tuan rumah Rusia bahwa mereka punya harapan yang berbeda. Tapi mereka akan melihat bintang-bintang ini musim panas tahun depan.”

“Tidak masalah di mana kami akan finis di Piala Konfederasi, menghadapinya dengan skuat ini itu adalah pilihan masuk akal. Ini mungkin membantu kami secepatnya tahun depan, atau mungkin dalam tiga tahun. Suatu hari Piala Konfederasi akan penting untuk mereka yang bermain di sana,” katanya.

Piala Konfederasi akan digelar pada 17 Juni-2 Juli. Jerman tergabung di Grup B bersama Kamerun, Chile, dan Australia. Jerman akan mengawali kiprahnya dengan menghadapi Australia pada 19 Juni.  (s/mfi)