Tak Diikutkan Kegiatan, Anggota Satpol PP Ricuh

TAKALAR – Tidak transparansi dan keberpihakan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), Muh. Asdar Siala membuat anggotanya berang hingga terjadi kericuhan yang berakibat pada pengrusakan kantor Satpol PP, Rabu (24/5).

Insiden yang dipicu dari perlakuan Kasatpol yang lebih memprioritaskan para pegawai honor (sukarela) mulai dari pembagian baju seragam hingga kegiatan di hotel Kenari Makassar. Sang Komandan yang sentimentil terhadap anggotanya ini tidak melibatkan pegawai negeri sipil (PNS) dikegiatan cukai rokok dan rokok ilegal serta pengawasan kawasan bebas rokok. “Pak Kasatpol lebih mengutamakan tenaga sukarela ketimbang anggota yang PNS,” keluh anggota Satpol PP.

Kegiatan yang dilaksanakan di hotel kenari Makassar berlangsung sejak 23 – 24 Mei 2017 dengan melbatkan semua tenaga sukarela yang baru dan pengikutnya. Orientasinya jelas, jika melibatkan PNS maka dapat-dapatnya akan berkurang. Makanya yang diprioritaskan ikuti kegiatan mereka yang masih berstatus sukarela dan terbilang baru yang belum tahu banyak seluk beluk kegiatan.

Dikegiatan tersebut, ada biaya transportasi dan akomodasinya sebesar Rp. 150.000 untuk pengawasan rokok dan Rp.75.000 untuk belanja pengadaan peringatan larangan merokok.

Kasatpol PP, Muh. Asdar Siala belum berhasil dimintai keterangan terkait kericuhan yang terjadi dikantornya hingga mengalami kerusakan cukup parah karena jendela dan pintu bagian depan rusa dan kaca pecah. (R)