Tak Dukung Calon Bupati Kadesnya, Rumah Warga di Bongkar

Tak ikuti keinginan Kadesnya, seorang warga di Kampung Sunggumanai, Desa Paitana, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto hanya pasra saat rumahnya di bongkar.

JENEPONTO – ‘Pilkada’ sebuah pesta demokrasi dan merupakan pesta rakyat ternyata tak selamanya membawa keberuntungan bagi warga seperti yang dialami Rusli Dg Ngitung (40). Dia hanya pasrah dan tak mampu berbuat banyak saat Kadesnya membongkar rumahnya yang selama ini ditempati bersama istri dan keluarganya.

Penyebab pembongkaran itu menurut informasi, dipicu oleh soal dukung mendukung calon Bupati pada Pilkada 2018 mendatang. Dimana warga (korban) menolak mengikuti memilih calon Bupati Jeneponto yang disarankan Kepala Desanya, Mukhtar. “Rusli pendukung calon Bupati Mulyadi Mustamu yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Jeneponto,” terang warga setempat.

Diakui Rusli, tanah tempat rumahnya dia bangun bukan miliknya, tapi milik KUD. Karena pemdes memerintahkan membongkar, ya di bongkar saja karena dia tossing penguasa. “Pak Desa meminta untuk segera membongkar rumah saya, karena saya tidak mau ikuti pilihannya di Pilkada nanti,” kata Rusli.

Saat pembongkaran, Wakil Bupati hadir di lokasi. “Insya Allah, saya akan bangun kembali di kampung Rannaya kelurahan Tolo Barat, kecamatan Kelara, Karaeng tinggi (Mulyadi Mustamu) akan bantu sampai selesai,” optimis Rusli. (ar/R)