Tak Peduli Nelayan, Kapal Pengeruk Pasir Beroperasi Pagi Ini….

GALESONG – Meskipun teriakan keprihatinan masyarakat nelayan berulang kali dikumandangkan baik melalui pertemuan dengan wakilnya maupun lewat aksi lapangan, Kapal raksasa pengeruk pasir tetap beroperasi pagi ini, kamis (15/6) di ruang laut Galesong raya dan Sanrobone, kabupaten Takalar. Kapal yang bernama Fair Way dengan panjang 230 meter initerdeteksi bergerak di perairan Galesong melalui aplikasi Marine Traffic.

Nampak samar-samar kapal pengeruk pasir laut dari kejauhan sedang beroperasi pagi ini..
Menurut pengakuan salah satu inisiator aksi penolakan tambang pasir Galesong Raya dan Sanrobone saat memantau kapal tersebut di pesisir Galesong pagi ini (15/6), mengatakan bahwa kapal pengeruk Fair Way ini sementara bergerak di ruang laut Galesong.
“Kapal ini sedang bergerak ke Galesong dan sementara beroperasi, saya lihat barusan sedang berada di sebelah barat desa Tamasaju, tetapi sekarang sementara berkabut jadi tidak kelihatan mi” ujurnya dengan yakin.
Saat pihak wartawan mengecek melalui aplikasi Find Ship mendapati bahwa kapal memang sudah berada di ruang laut Galesong.
Lokasi kapal Fair Way melalui aplikasi Find Ship
Sedangkan menurut info dari soerang warga desa Popo, Galesong Selatan, atas nama Daeng Pasang. Beliau melihat kapal yang sangat besar dan panjang di lepas pantai Sanrobone. Bahkan beliau sempat mengirimkan foto yang ia ambil pagi ini dari tempat tinggalnya kamis, 15/6.
Hasil foto kapal pengeruk pasir Fairway oleh Daeng Pasang
Kapal ini menggunakan metode keruk isap saat sementara beroperasi sehingga proses pengerukan pasir yang mereka lakukan tidak akan kentara di atas permukaan laut.   (malo/R)