Takalar Pecahkan Rekor MUTASI “Masih Ada Belum di Lantik”

Dua kali mutasi diinterval waktu 9 hari merupakan proses tercepat dari semua usulan persetujuan Mendagri. Takalar adalah kabupaten yang pecahkan rekor ‘MUTASI’ dan bisa menjadi pilot projek buat kabupaten lain di Indonesia khususnya di SulSel.

Sekda, H. Nirwan Nasrullah

TAKALAR – Pra hingga pasca Pilkada, tak terhitung kalinya Pemkab Takalar menggelar rolling atau mutasi pejabat termasuk pengisian jabatan lowong. Entahkah proses administrasinya melanggar atau tidak, pastinya secara keseluruhan kegiatan mutasi menurut sumber di Badan Kepegawaian Diklat Daerah (BKDD) merupakan kebijakan pimpinan (Bupati). “Itu kebijakan Pimpinan,” katanya.

Sekertaris Daerah (Sekda), H. Nirwan Nasrullah yang dihubungi pagi tadi, Selasa (24/10) belum bisa memberikan penjelasan berkait soal mutasi, karena sedang mengikuti kegiatan di Makassar. “Sebentar saya ke Takalarji,” terangnya.

Kepala BKDD, Rusdi Sennang

Sementara Kepala BKD, Rusdi Sennang via ponselnya menyampaikan kalau semua proses administrasi perihal Mutasi hingga pelantikan sudah dilewati sesuai prosedur. “Dua kali mutasi yang dilakukan belum lama ini tidak bersamaan izinnya,” jelasnya.

Menurut dia, itu dua kali pengusulan dan dikombinasikan antara usulan pertama dengan kedua. Diusulan lama hanya terkendala diketerlambatan melantik hingga keluar kebijakan Bupati untuk segera melantik yang sudah ada saja dulu dan menyusul pelantikan kedua beberapa hari lalu.

Bahkan kata mantan Keuangan ini, masih ada diantara yang diusulkan belum dilantik.   (cw)