Tambang Pasir “POMPA” Dikeluhkan Warga di Lassang

TAKALAR – Aksi tambang menggunakan eskapator diupayakan ‘Stop’ sementara tambang pasir yang menggunakan Mesin Pompa dibiarkan. Padahal, menambang dengan Mesin Penghisap pasir berdampak jauh lebih parah dari yang menggunakan eskapator. “Satu hingga tiga tahun kedepan mungkin belum terasa dampaknya,” keluh warga di Lassang, kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut).

Jika dilihat secara fisik kata warga, penambang pasir yang menggunakan eskapator memang kelihatan lubangnya dengan batasan mata memandang. Tetapi penambang yang menggunakan mesin pompa, jauh lebih berbahaya karena pengerukannya menyasar dibawah tanah hingga keperkampungan penduduk.

Warga berharap, baik pemerintah Kabupaten, Kecamatan maupun desa untuk turun lapangan memberhentikan penambangan yang menggunakan pompa meskipun penambangnya mengantongi izin. “Kami yakin, kalaupun ada izin tambang yang dikantongi bukan berupa pompa pasir,” ujar warga yang minta tidak ditulis identitasnya. (cw)