Tenaga Honor Berstatus Pelajar Ternyata Anak Bupati
TAKALAR – Kabar adanya tenaga honorer berstatus pelajar di Bagian Umum Setda berdasarkan daftar itu benar adanya. Namun sudah tidak aktif atau dikeluarkan.
“Tahun 2022 sudah tidak ada namanya lagi,” kata Kepala Bagian Umum, Asrianti, Selasa (25/10).
Jelas Kabag, dirinya mengaku tidak tahu menahu soal tenaga honorer. “Mmenurut staf saat saya tanyakan, tenaga honor nama Khonsa Azima.S dimaksud sudah tidak lagi namanya tahun 2022,” jelasnya.
Dari penjelasan Kabag Umum, memberikan penegasan kalau pernah ada tenaga honor yang menikmati dana APBD yang belakangan diketahui anak kandung Bupati Syamsari Kitta. Anehnya, tenaga tersebut masih berstatus pelajar waktu itu.
“Bukan soal dikeluarkannya dari daftar tenaga honor, tetapi berkesempatan menikmati uang rakyat tanpa kerja dan terkesan membohongi rakyat,” sentil sumber di warkop.
Bagaimana tidak, di awal pemerintahan Bupati SK, ribuan tenaga honor yang sudah mengabdikan diri bertahun-tahun, waktu itu dihilangkan tanpa ampun hanya untuk menggolkan anaknya duduk manis berstatus honor dan terima honor yang bersumber dari APBD.
Informasi lain juga menyebutkan, tidak hanya satu orang anaknya Bupati yang berstatus tenaga honor, tapi dua orang. Benarkah, Wallahualam.
SDH sy tanya anggota ku katanya tahun 2022 SDH tdk ada namanya
Diberitakan sebelumnya, Khonsa Azima menurut data, lahir tahun 2003 atau 19 tahun lalu dan sukses menikmati uang rakyat Takalar dengan tenang dan aman menjadi tenaga honor.
“Statusnya masih pelajar waktu itu dan terdaftar sebagai tenaga honorer dengan gaji pantastis,” ungkap sumber. (cw)
