Ternyata… Penerima Rp1,2 M ‘Direktur Keuangan Perusda’

TAKALAR – Transaksi pinjaman Rp1,2 Miliar di Galesong yang diterima langsung Muh. Irsan, ternyata Direktur Keuangan Perusahaan Daerah (Perusda) Panrannuangku Takalar. Dipenerimaan terakhir ini juga dikabarkan ada unsur gratifikasinya karena posisi Syamsari Kitta tertanggal pengambilan uang (tgl 1 Maret 2018 red.) sudah resmi dilantik jadi Bupati Takalar.

Berdasar laporan tertulis Gassing Rapi, nilai utang Syamsari sebanyak Rp3,7 miliar ini terinci tgl 15 November 2017 sebesar Rp600 juta yang diterima Muh. Irsan.T berupa cek tunai, 11 Desember 2017 sebesar Rp1,4 miliar yang diterima Abd. Kadir disaksikan ajudan Dg Romo dan tgl 14 Desember 2017 sebesar Rp500 juta diterima Abd. Kadir di Perumahan Tanjung Bunga Makassar serta uang Rp1,2 miliar pada tgl 1 Maret 2018 yang diterima langsung Muh. Irsan di Galesong.

Direktur Utama Perusda Panrannuangku yang dimintai klarifikasi posisi Muh. Irsan (akrab dipanggil, Dg Iccang red.) Senin sore tadi membenarkan, benar Muh. Irsan adalah Direktur Keuangan di Perusda. Berkait pengambilan uang Rp1,2 M di Gassing Rapi di Galesong, Dirut mengaku tidak tahu menahu. (cw)