Untuk Biaya Survei, Hanura Patok Rp. 40 Juta

MAKASSAR – Aturan sebuah parpol atau organisasi  merupakan prerogative internalnya yang setiap saat bias berubah seperti mekanisme yang diterapkan Hanura.  Parpol ini, setelah resmi membuka penjaringan bakal calon di Pilwali, Hanura Kota Makassar telah memiliki mekanisme sendiri yakni harus menyetorkan sejumlah dana untuk biaya survei. Totalnya mencapai Rp. 40 juta.

“Dana survei itu, kita belum tahu apakah dibayar setelah pengembalian formulir ataukah, kita belum tahu,” terang Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kota Makassar, H. Muhammad Yunus. HJ di DPRD Makassar.

Menurutnya, penetapan biaya survei tersebut sudah berdasarkan mekanisme partai pada umumnya. Cuma kami di Hanura sudah menetapkan jumlahnya pada tiap masing-masing calon yakni Rp. 40 juta. Semua itu merupakan tahanpan penjaringan dan tidak ada bakal calon yang akan diistimewakan. Semua bakal calon memiliki kesempatan yang sama

Saat ini, Partai Hanura telah menerima pendaftar yakni Nasran Mone dan Sekretaris DPC Hanura Makassar Haji Jufri Pabe. Kemudian menyusul nama lain seperti Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Danny Pomanto, Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal, Adi Rasyid Ali, dan Andi Bustaman.  (ar/R)