Spanduk “MakanG IkanG” Issunya Dikaitkan “Penyelesaian Studi”
TAKALAR – Kabar mandetnya kucuran
anggaran penyelesaian studi baik S1 maupun S2 di penganggaran tahun ini memunculkan persepsi baru. Issunya menyeruduk ke penganggaran pengadaan spanduk di Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga.
Informasi pengalihan anggaran terebut menjadi perbincangan tak terkontrol dibeberapa warkop maupun cafe, salah satunya di kantin kantor Pemkab Takalar.
Terdengar diperbincangan lepas, tahun sebelumnya anggaran penyelesaian pendidikan mencapai angka kurang lebih Rp500 juta, dan tahun penganggaran tahun ini sudah tak ada lagi.
“Kalau kondisinya seperti itu, berarti Pemkab lebih peduli pariwisata dari pendidikan,” tukas penikmat kuliner ala Pemkab, Senin (8/8).
Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga, Darwis Ewa yang dihubungi tidak berhasil, ponselnya aktif tapi tak diangkat.
Sekedar diketahui, pengadaan spanduk “MakanG IkanG Rame Rame” yang menggunakan APBD sebesar Rp800 juta lebih di Dinas Pariwisata menuai kritik yang cenderung mengarah ke politis. (cw)
