Jelang HUT Kemerdekaan, Tahanan di Lapas Takalar Masuk Rumkit
TAKALAR – Menjalani perawatan sejak kemarin, Rabu 17/8) di Rumkit H. padjonga Daeng Ngalle (HPDN), warga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Panaikang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar berinisial H terpaksa ungkap penyebabnya.
Menurut keluarganya, ihwal sakitnya cukup memprihatinkan karena ternyata bukan sakit biasa, tetapi ada perlakuan kekerasan sejak di tahan di Lapas. “Kuat dugaan terjadi penganiayaan dalam Lapas dilakukan oknum pegawai Lapas,” ungkap keluarga korban ke trialief.
Hal senada juga disampaikan orang tua korban. Terangnya, dugaan kekerasan yang dilakukan salah satu oknum pegawai lapas terhadap anaknya saat mulai masuk di Lapas tanggal 10 juni tahun 2023.
” Saya ketahui saat menjenguk anak saya yang sedang sakit di Lapas dan terlihat parah hingga kami minta untuk dibawa ke rumah sakit,” cerita ortu korban.
Dijelaskan, sakitnya paling parah terdapat pada lehernya yang mengalami pembengkakan hingga susah bicara. Dan baru mendapatkan perawatan di rumah sakit sejak kemarin, Rabu (16/7) atau detik-detik perayaan HUT RI 17 Agustus 2023.
” Kami berharap, Kepala Lapas ada peduli dan menindak oknum pegawai yang diduga melakukan penganiayaan,” harap orang tua korban bersama keluarganya di Rumkit sore tadi. (cw/rd)
