Anggota Dewan Tiap Hari Hadir, tapi Hanya Kongko

Kritikan pedas bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) datang dari pamong senior Pemerintah. Sekda Saefullah dengan fulgar mengkritik anggota dewan yang tidak membahas kelanjutan rancangan peraturan daerah (Perda).

JAKARTA – Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengkritik anggota DPRD DKI Jakarta yang tidak melanjutkan pembahasan rancangan peraturan daerah terkait reklamasi. Menurut Saefullah, sikap anggota Dewan yang seperti itu sama saja dengan menunda pekerjaan.

“Kalau mereka tidak bahas, pekerjaan semakin menumpuk. Pembangunan harus berjalan. Masa nunggu apa? Saya juga enggak ngerti. Bahas dong, setiap hari hadir tapi hanya kongko, bahas dong,” ujar Saefullah di kawasan Kebayoran Lama.

Saefullah pun mengingatkan tentang 32 raperda yang masuk dalam program legislasi daerah (prolegda) tahun ini.

Anggota Dewan bisa membahas raperda apa saja untuk meningkatkan kinerja mereka. Sebab, Pemprov DKI tidak bisa membahas raperda tanpa DPRD DKI Jakarta.

“Apa saja pilih dong, kita bahas. Apa saja yang penting dibahas, mau yang reklamasi, retribusi parkir, bahas saja,” kata Saefullah.

Saat ini, DPRD DKI Jakarta sedang membahas Raperda tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD DKI.

Raperda itu akan mengatur kenaikan tunjangan anggota Dewan. Saefullah berharap kinerja anggota Dewan semakin meningkat setelah mendapat kenaikan tunjangan.

DPRD DKI Jakarta sebebarnya sudah menyelesaikan dua raperda yaitu raperda tentang kearsipan dan tentang perpustakaan. Dua raperda itu masih berada di Kemendagri dan akan segera disahkan.

Raperda lain yang sedang dalam pembahasan adalah raperda tentang perindustrian dan raperda tentang hak keuangan. Pemprov DKI Jakarta juga baru mengajukan tiga raperda lain untuk dibahas.

Di antaranya adalah raperda tentang perpasaran, raperda tentang pengelolaan dan pengembangan PD Pasar Jaya, serta raperda tentang pajak penerangan jalan.   (*)