Dana Terkumpul di Anynyori Empo-Empo SKHD Rp. 705 Juta

Pertama dalam sejarah, sumbangan pendukung dan akar rumput pilkada dikemas dalam acara budaya “ANYNYORI EMPO-EMPO” berhasil mengumpul dana sebesar Rp. 705 Juta dalam semalam. ‘Nisungkemi Kittaka Ri Galesong dan Insya Allah Asse’rei Tawwa Ri Polongbangkeng.’

Simpatisan skhd yang selalu tampil kreatif menggalang dukungan warga bukan basa basi, tapi sempurna dengan kemasan yang dibungkus dengan adat budaya Makassar. Sipakatau, Sipakainga dan saling membantu kembali dibudayakan dengan kepemimpinan SKHD.

Kegiatan pengumpulan dana yang dilakukan akar rumput, tim dan pendukung SKDH di Posko Induk milik Saiful Tarra di Galesong, Selasa malam (31/1) menjadi viral. Simpatisan skhd bersama tokoh dan ribuan masyarakat menggelar acara saweran untuk membiayai kampanye akbar skhd yang dibingkai dalam acara ” attabba untuk putra terbaik Galesong syamsari kitta “.

Attabba/annanra atau anynyori empo-empo adalah budaya khas orang Makassar yang dilakukan dalam pesta adat nikahan. Tujuannya para keluarga saling membantu meringankan beban keluarga yang lagi hajatan.

Budaya makassar ini menjadi inspirasi  masyarakat Galesong untuk menjadikan acara yang sama untuk attabba alias saweran untuk membantu biaaya kampanye akbar. Acara dikemas seperti acara budaya dengan mengadirkann seragam baju adat jas tutup dan songkok guru dan tunrung pakanjara.

Acara diawali sambutan pengantar tokoh Galeaong dan orasi penyemangat Ketua Tim Hairil Anwar.yang mengangkat semangat kepahlawan Karaeng Galesong. Masyarakat Galesong mengalir dalam darahnya darah pahlawan, pantang menyerah kepada ketidak adilan sehingga memilih memerangi voc Belanda daripada tunduk atas pelakuan tidak adil. “Syamsari Kitta sebagai Putra Galesong mewakili semangat pemberani, dan kita dituntut untuk memberi pengorbanan kepada putra terbaik kita,” semangat Hairil yang disambut riuh ribuan yang hadir dengan teriakan BERUA BAJI…Hidup Putra Galesong. (R)