DaerahHukumTAKALAR

Diduga Ada Persekongkolan Jahat di Pencairan Proyek Lapen Cikoang

TAKALAR – Setelah melewati masa tenang menikmati hasil pencairan dana 100% dari proyek piktif di Desa Cikoang, Kecamatan Mangarabombang (Marbo), kini mulai terusik. Pihak terkait, pemilik perusahaan dan penanggung jawab kegiatan lapangan kelabakan mencari pembenaran proses pencairan yang terkesan “rampok”.

Bagaimana tidak, anggaran proyek pembangunan jalan lapen dicairkan 100% tanpa adanya pekerjaan fisik. Sehingga asumsi dan tudingan “korupsi berjamaah” merebak dan jadi perbincangan publik. “Kok bisa cair ya, hebatki tawaa,” umpat warga baik di cafe, warkop maupun dikantoran.

Apapun keliaknya, mereka yang terikat dalam kontes proyek mulai dari rekanannya, konsultan pengawas, pejabat pembuat komitmen (PPK), Tim PHO dan lainnya diduga kuat bersekongkol hingga memudahkan dan membisakan pencairan 100 % tanpa pekerjaan.

Di soa ini, Konsultan Pengawas mengaku kecolongan dan dibohongi, sedang Kepala Bidang membenarkan membubuhkan tanda tangan pencairan dengan asumsi secara administrasi semua terkait sudah tanda tangan.

Begitu juga pemilik perusahaan CV Dipan Pratama telah memberikan surat kuasa ke Muhammad Yusuf Amir sebagai pelaksana sekaligus penanggung jawab kegiatan proyek. (cw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *