Diharapkan, Tirai Pungli BKPRMI Terbuka

TAKALAR – Pungutan liar (Pungli) Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid (BKPRMI) Kabupaten Takalar yang beberapa waktu berkesempatan viral masih belum ada kejelasan oknum atau pelakunya. Pastinya kata sumber trialief, penggerak adanya oknum melakukan permintaan sebagian dana bantuan covid yang diterima TKA/TPA merupakan orang hebat dalam lingkup organisasi.

Bagaimana tidak, Ketua BKPRMI yang pernah dihubungi beberapa waktu lalu menyatakan pendapat kalau dirinya sama sekali tidak tahu menahu soal pungutan yang ada di kisaran 40 persen dari total dana yang diterima TKA/TPA sebesar Rp.10 juta. “Saya tidak tahu soal pungutan itu dan sepeserpun tidak ada yang masuk di BKPRMI,” pungkas Ketua BKPRMI waktu itu.

Janji Ketua BKPRMI akan mencari tahu siapa oknum yang memperatas-namakan lembaga hingga berani meminta dan melakukan pungutan terhadap para penerima manfaat bantuan covid Kemenag, sampai informasi ini kembali di publish masih belum ada kabarnya.

“Semoga aparat penegak hukum tidak tinggal diam dengan kejadian pungli yang dinilai mencederai organisasi keagamaan yang punya nama besar khususnya di kabupaten Takalar,” harap salah satu penggiat lembaga swadaya masyarakat di trialief sore Selasa kemarin. (c)