Ditengarai Ada Jaringan Mapia Rentenir di BRI Unit Bajeng

GOWAKasus pembobolan rekening nasabah di BRI Unit Bajeng, kecamatan Bajeng, kabupaten Gowa, Sulsel terhadap sejumlah guru (pendidik) di kabupaten Gowa jadi viral. Ditengarai, ada jaringan mapia rentenir yang bercokol dalam lingkup BRI di Unit Bajeng dengan mudahnya pencairan dan pemblokiran rekening milik orang lain.

Disebut nama H. Sarro yang jadi komando pembobolan rekening milik salah seorang guru asal kecamatan Bontonompo (Gowa), Nureni. Pamilik No. Rekening 0225 0106 2343 507 ini mengaku telah kehilangan uangnya di rekening miliknya tanpa diketahui. Sementara di BRI Unit Bajeng tidak memberikan penjelasan detail terkait pencairan yang bukan pemilik rekening. “Saya heran, kenapa uangku bida dicairkan oleh orang lain,” keluh Nureni.

Seperti diberitakan sebelumnya, korban Nureni kepada trialiefmedia.com menceritakan perihal uang sertifikasi miliknya yang masuk tanggal 9 Januari 2016 sebesar Rp.10 juta lebih. Namun hanya hitungan jam, uang menghilang di rekening BRI Unit Bajeng, kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulsel. “Pertama saya cek, uangnya masih ada namun tidak bisa diambil karena terblokir,” cerita Nureni.

Tapi yang tidak habis saya pikir lanjutnya, kenapa uang gaji sertifikasi saya mendadak habis di rekening. “Saya cek terakhir di BRI Ranting Bontonompo di Rappokaleleng, saldo direkening tinggal Ro.90 ribu rupiah,” ungkapnya.

Pimpinan BRI Ranting Bajeng, Lucky yang dimintai klarifikasinya mengaku tak mengetahui pasti persoalannya. “Saya ini pelaksana tugas pimpinan (plt), jadi nanti saya tanya staf,” katanya. (sk/R)