Ini Korban Penganiayaan di Desa Kale Ko’mara Polut
Setelah melewati proses yang terbilang cukup lama sejak peristiwa hari Rabu tanggal 27 Mei lalu dan tidak jelas statusnya, korban pemukulan Hardianto Dg Sarro curhat di redaksi trialiefmedia Kamis kemarin. Dia berharap, soal yang menimpa dirinya sesegera mungkin ada kejelasan status hukumnya.
TAKALAR – Karena jelas Anto (begitu Hardianto dipanggil red.) persoalan yang menjadikan dirinya jadi korban pemukulan oknum Rahmaluddin Dg Jarung sangat menyakitkan baik pribadi maupun keluarga. Padahal kata Anto, permasalahannya tidak begitu serius tapi dilakukan dengan kekerasan.
Dikatakan, kalau sudah laporkan perihal pemukulan atau kejadiannya ke Polsek Polongbangkeng Utara (Polut) hari itu juga, namun hingga sekarang belum ada kejelasan status laporannya di polsek. “Petugas di Polsek hanya bilang segera di gelar perkaranya setiap kali saya pertanyakan,” ungkapnya.
Sementara Kapolsek Polut, H. Andi Hermansyah sejak dihubungi Kamis kemarin hingga sekarang belum berhasil dimintai konfirmasi perihal penanganannya hingga waktu terulur sejak dilaporkan 27 Mei lalu. ©
