Issu Diskriminasi Pemutusan Kontrak Perseroda di Rumkit Mulai Bergulir

TAKALAR – Pasca pemutusan kontrak kerjasama Rumkit HPDN dengan Perseroda atas pengelolaan parkir masih menyisakan puing yang memungkinkan mudah terbakar dan melahirkan polemik baru.

Pasalnya, pemutusan kerjasama  yang dilakukan Manajemen RSHPDN dinilai “Diskriminasi”. karena kebijakannya memperlakukan kelompok secara berbeda.

Issu mengendus, keputusan tersebut ditengarai adanya perlakuan atau kebaikan yang ditabur berhubungan dengan proses hukum yang tengah berjalan di Pengadilan.

“Sebaiknya, pihak Manejemen Rumkit memutus kegiatan kerjasamanya dengan   Perseroda secara keseluruhan, tidak setengah hati guna menghindari polemik baru,” imbuh salah satu pengurus Generasi Sosial Peduli Indonesia (GSPII).

Di pasca putusan yang terkesan sepihak ini kata pengurus GSPI, akan memunculkan asumsi lain diantaranya perlakuan diskriminasi.    (c/rd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *