Kejari Musnahkan Bahan Baku Bom Ikan

PANGKEP – Bisnis menggiurkan dengan tawaran keuntungan lumayan besar akhirnya terdeteksi dan tertangkap. Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkep beum lama ini memusnahkan 216 sak pupuk amonium nitrate yakni bahan bahan baku bom ikan.

Pupuk yang dimusnahkan bernilai ratusan juta rupiah dengan harga persaknya Rp3 juta. Untung besar bisnis pupuk asal Malaysia ini disinyalir salah satu penyebab tingginya angka kejahatan tindak pidana ilegal fishing. Keuntungan yang diperoleh hingga jutaan rupiah setiap saknya dengan berat 25 kilogram.

“Harga belinya dari Malaysia  Rp500 ribu, kemudian dijual kepada nelayan seharga Rp3 juta per sak,” ujar Kajari Pangkep, Firmansyah Subhan.

Sementara Kapolres Pangkep AKBP Bambang Wijanarko mengatakan, salah satu fokus utamanya dalam menjalankan tugas adalah memberantas illegal fishing.

“Memberantas kejahatan illegal fishing salah satu fokus kami, mengingat luasnya wilayah perairan. Beberapa kasus telah kita ungkap,” ujarnya.

Selain pupuk amonium nitrate, bisnis detonator sebagai pelengkap bahan baku bom ikan juga menggiurkan. Sebanyak 1299 biji detonator telah diamankan segera akan dimusnahkan. (sh/ar/cw)