Kepala Puskesmas Bontolebang Diduga Manfaatkan KIS Berpolitik Praktis

Jelang Pencoblosan, beragam cara dilakukan tim pemenangan menarik simpati warga untuk kepentingan pilkada Pebruari 2017 mendatang, salah satunya memanfaatkan pembagian Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Informasi warga menyebutkan, kartu KIS dibagikan ke warga dengan tujuan untuk mendukung salah satu pasangan calon (paslon) Bupati – Wakil Bupati. Pembagian model politik praktis seorang aparatur sipil Negara (ASN) diduga dilakukan Kepala Puskesmas Bontolebang, kecamatan Galesong Utara, Jasmani.

Dikabarkan, Jasmani menyerahkan KIS kepada salah satu tim petahana di desa Tamalate, Kecamatan Galesong Utara, Syamsuddin Dg Ngawing. ”Kami dipanggil ke rumah Syamsuddin Dg Ngawing untuk mengambil KIS nya, namun pembagian KIS tersebut berbuntut politik karena mengarahkan warga penerima untuk memilih paslon HBHN,” sebut warga.

Kepala Puskesmas Bontolebang Gakut,  Jasmani yang dimintai konfirmasinya menampik. Dia menegaskan kalau ddirnya tidak menyerahkan kartu KIS ke tim petahana, Syamsuddin Dg Ngawing, tapi diserahkan ke kader untuk membagikannya. “Saat mendengar kartu KIS berada di tim petahana, Syamsuddin Awing, saya langsung menarik kembali,” ungkap Kapus Jasmani yang berencana akan membagikan kartu KISnya usai pilkada. (malo/R)