Kronologi Pemukulan Kades Terhadap Bocah di Galesong

TAKALAR – Pengakuan Rahmat Hidayat (korban) didampingi kakak kandungnya, Yusuf Dg Kulle, persoalannya  berawal ketika korban berkelahi dengan Rifaldi alias Cecep dan dilerai orang yang mau shalat Tarwih. Saat itu, orang tua korban, Azis Abidin Dg Siala ikutan melerai dan menyuruh keduanya bubar. Sementara Kades Aeng Towa, Muh. Junaid Ruppa datang melihat kerumunan warga dan bertanya, lalu mendekati korban kemudian langsung menampar berulang kali. Sedang Ripaldi atau lawan berkelahi korban lebih awal meninggalkan TKP.
Orang tua korban, Azis Abidin Dg Siala menyaksikan anaknya di tampar 1 kali Dg Siala belum menanggapi karena dirinya menganggap Kades hanya memberikan pelajaran, tapi setelah Kades melayangkan tamparan ke korban yang kedua kalinya Dg Siala (ortu) korban langsung memegang leher baju kades dan mengatakan angngapa nanupakamma anak anak ka kapunna pangngajara antu ta’liwa’mi, lalu kades langsung membalas ikau tena nungngisseng angngajari anaknu, Dg Siala menjawab tena antu tau toa angngajaraki anakna mange risalayya jelasnya.
Hal berbeda di ungkapkan kakak kandung korban, Yusuf Dg Kulle menjelaskan memang saat kejadian berlangsung saya tidak ada di TKP namun esok pagi pasca kejadian saya berkunjung ke rumah orangtua saya kemudian di ceritakan oleh ibu saya langsung tanya apa kamu tidak tahu semalam adekmu dipukul pak desa di samping mesjid?  Sayapun menjawab apa sudah di visum dan kejadian sudah dilaporkan ke pihak yang berwajib  ? Berselang beberapa jam datang Istri Kades Aeng Towa, Hj. Supiati Dg Menang langsung marah sama saya kenapa persoalan ini kamu besar besarkan dan kamu juga apload di facebook, kalau kamu keberatan silahkan di lapor ke polisi ungkap Yusuf ditiru dari ucapan Hj. Menang.
Sayapun langsung menjawab terima kasih tena lagi kisuroa a’lapor nakulapor, apa lagi saya sekarang sudah mau ke polsek Galesong Utara untuk melaporkan penganiayaan anak dibawah umur yang di lakukan oleh Kades Aeng Towa terhadap adik kandung saya Rahmat Hidayat.
Sementara Kanit PPA polres Takalar, IPDA. Muhammad Hatta, SH saat dihubungi ponselnya kamis, 8/6-2017 di ruang kerjanya mengatakan korban dan para saksi kami sudah periksa kemarin rabu, 7/6-2017 dan selanjutnya kami sudah melayangkan surat panggilan kepada terduga pelaku penganiayaan anak di bawah umur Kades Aeng Towa Kecamatan Galesong Utara, Muh. Junaid Ruppa guna pemeriksaan atas dugaan penganiayaan terhadap anak dibawah umur pada hari sabtu, 10/6-2017 sambil menunggu hasil visum dari dokter yang menangani.(malo/R)