Mobil Sampah Beroperasi Diluar Peruntukannya, Siapa Bertanggung Jawab?
GOWA – Armada sampah yang menguras anggaran ratusan juta rupiah di Desa Bontolangkasa, Kecamatan Bontonompo terus jadi perbincangan. Pasalnya, mobil tersebut dioperasikan diluar peruntukannya tanpa sepengetahuan Badan Permusyawaran Desa (BPD).
Sialnya, mobil sampah tersebut mengalami kecelakaan dengan kerusakan yang cukup parah. Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) sebagai leading pengelola enggan bertanggung jawab dengan asumsi tak tahu menahu masalahnya.
Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Achmad Nur Daeng Malolo sedari awal menyampaikan agar mobil sampah baiknya diamankan sebelum legitimasi pengelolaannya belum siap (BUMDES red.).
Hal senada juga disampaikan Ketua BPD Bontolangkasa, Kaharuddin Muang. Kata dia, mobil sampah sebagai aset milik warga Desa harus terparkir dan tersimpan di bawa otoritas pengelola BUMDES.
Menurutnya, pengelolaan di tangan Pengurus dan atau anggota BUMDES yang di tunjuk dan diberikan kepercayaan pengelolaannya akan dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara Kades Bontolangkasa, Ir.Muh.Ridwan Gani Daeng Romo yang dihubungi tak banyak komentar kecuali menyebutkan, insidentil yang menerpa arnada sampah milik desa merupakan pembelajaran yang dapat menjadi azimat ke depan.
Artinya, insiden itu menjadi teguran sekaligus pengawasan sehinggga ibarat warning untuk meningkatkan kewaspadaan dalam melangkah dan bertindak. (Omank)
