Pembebasan Lahan RSI “Rp13 M Lebih” Kembali Mengemuka

TAKALAR – Meski belum ada titik terang sinkronisasi fisik bangunan dengan besaran anggaran yang dihabiskan pada pembangunan rumah sakit internasional (RSI), kini dugaan penyimpangan pembebasannya kembali mengemuka.

Pasalnya, kasus pembebasan lahan pembangunan RSI pernah dilidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan menyita perhatian publik khususnya masyarakat Takalar dan sekitarnya.

Aktivis Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (DPN-GNPK) , Ramzah Thabraman mendesak Kajati Sulsel, Leonard Eben Ezer Simanjuntak untuk mengusut tuntas kasus dugaan penyimpangan proyek pembebasan lahan pembangunan Rumah Sakit Internasional (RSI) Galesong senilai Rp13 miliar.

“Kasus ini pernah diusut dan menyita banyak perhatian publik. Sejumlah pejabat Takalar pun pernah diperiksa intensif oleh tim penyidik Pidana Khusus Kejati Sulsel. Namun, mendadak kasus ini tidak diketahui lagi perkembangannya dan bak hilang di telan waktu. Kejati bahkan tidak pernah memberikan keterangan pers secara resmi terkait kelanjutan perkembangan penyelidikan kasus ini,” uber Ramzah.

Ramzah pun mendesak Kajati Sulsel untuk membuka ulang berkas penyelidikan kasus ini dan segera melakukan ekspose perkara.

Sementara Andi Rijal Mustamin selaku Kadis Lingkungan Hidup waktu itu menegaskan kalau masalah tersebut sudah selesai.

“Masalah pembebasan lahan RSI sudah selesai dan tidak ada masalah lagi,” katanya. (cw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *