Soal Jatah 5%, Kabid Kebersihan Dinas LH Ini Terusik
TAKALAR – Kabar adanya perlakuan paksa oknum pegawai di Dinas Lingkungan Hidup (LH) terhadap rekanan yang kerja proyek dengan meminta jatah 5% akhirnya terjawab.
Seperti diberitakan Rabu kemarin, Kepala Bidang Kebersihan, Dodi Ria Saputra menyampaikan kalau berita permintaan jatah 5% itu tidak benar. “Informasi itu tidak benar,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan, Dodi Rian Saputra via ponsel, Rabu (2/10).
Dari penjelasan Dodi, nampak ada ketersinggungan dan merasa terusik dengan kabar permintaan jatah pada kontraktor. Padahal, diberita tersebut tidak ada identitas oknum pegawai yang dirilis. Bahkan mantan Lurah ini seakan mengancam akan memproses hukum dengan tudingan pencemaran nama baik.
Dijelaskan Dodi, tidak ada permintaan jatah apalagi target sampai sekian persen. Kalaupun itu dibesar-besarkan, mereka (kontraktor) sendiri yang mengumbar janji untuk memberikan sesuatu saat dia dapat kerjaan. (cw)
