‘Soal Pemotongan’ Sekdes Bilang Dirinya Tidak Bersentuhan Pembayaran Gaji

GALUT – Kabar tak jelas soal pemotongan gaji terhadap perangkat desa di Desa Tamasaju, Kecamatan Galesong Utara (Galut) jadi wahana perbincangan. Bagaimana tidak, hembusannya yang menghempas langsung Sekdes setempat tak diterima baik karena dinilai mengada-ada.

“Berita itu tidak benar dan terkesan sengaja dihembuskan untuk mendiskreditkan Pemerintahan Desa Tamasaju,” kata Sekertaris Desa (Sekdes), Nasrullah Sijaya, SPd di trialief siang tadi.

Ditegaskan Dg Sijaya (begitu Nasrullah disapa red.), terkait pemberitaan yang menyebut adanya pemotongan gaji terhadap perangkat Desa Tamasaju, dirinya selaku sekdes membantah tuduhan yang tidak berdasar tersebut.

Selama ini jelasnya, gaji aparat desa dibayarkan oleh Kaur Keuangan melalui transfer ke rekening masing-masing perangkat Desa. Selaku sekdes, dirinya hanya memfasilitasi proses pencairan Gaji Aprat Desa di BPKD Takalar. Setelah dana masuk ke rekening Desa, maka selanjutnya akan dibayarkan oleh Bendahara. 

“Jadi tidak benar kalau ada pemotongan yang dilakukan sekdes, sekdes tidak pernah bersentuhan langsung dengan urusan pembayaran gaji,” pungkasnya.    (rd)