Soal Penganiayaan, Kades Tak Memukul Korban
GALESONG – Berita soal penganiayaan Kades terhadap bocah di Galesong Utara (Galut) hingga berujung polisi dinilai Kades Aeng Towa, Muh. Junaid Dg Ruppa terlalu dibesar-besarkan dan memojokkan dirinya. Padahal kata Kades (pelaku), kronologi kejadiannya tidak separah yang di publikasikan. “Saya tidak memukul ataupun menampar korban,” katanya.
Lebam kebiruan yang terdapat di wajah korban bukan karena sentuhan tangannya yang digemborkan penganiayaan. Tapi kondisi lebam yang dialami korban karena berkelahi dengan anak sebayanya bernama Cecep. “Saya ada di tempat kejadian melerai keduanya agar tidak berkelahi di depan mesjid karena orang shalat tarwih,” jelas kades.
Kades mengaku tak nyangka kalau persoalannya sampai dikepolisian, karena malam itu juga kedua pihak dipertemukan dan dianggap aman.
Pelapornya adalah kakak kandung korban yang menurut kades sama sekali tidak mengetahui persoalan yang sebenarnya. (R)
