Tersangka PDAM Bertambah, Penikmat Rp.1,2 M Terus Dikejar

TAKALAR – Kejaksaan Negeri (Kejari) terus berupaya mengungkap dan menuntaskan soal dugaan korupsi yang melanda Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), dimana sebelunya telah menetapkan dua tersangka yakni Dirut PDAM dan rekanan. Kini tersangkanya bertambah satu lagi dan resmi menggunakan baju orange.  

Adalah Direktur Perusahaan Daerah (Perusda) Panrannuangku juga mengalami nasib sama dua rekan sebelumnya dengan menyandang status tersangka pada kasus   dugaan korupsi AMDK.

Itu artinya, pihak Kejari akan terus mendalami penyelidikan dan memburu para penikmat dana penyertaan modal senilai 1, 2 M yang diduga telah merugikan Negara.

Dugaan korupsi proyek pembangunan dan pengadaan air minum dalam kemasan  milik perusahaan daerah air minum (PDAM) Kabupaten Takalar ini terus mengalir dan akhirnya kembali menetapkan Ahmad Musahwir selaku anggota Badan Pengawas di PDAM.  

“Kami telah menetapkan 3 orang tersangka,” Kata Kasi Pidsus Kejari Takalar, Suwarni Wahab yang akan terus mendalaminya pasca pemeriksaan Bendahara PDAM.  ©