Tim SKHD; Kasus Korupsi Isu Bersama Bukan Politik

***  KORUPSI ITU MUSUH BERSAMA  ***

Pernyataan tim petahana, Fahruddin Rangga yang mengumbar kata kalau tim SKHD memanfaatkan isu korupsi untuk menyerang petahana dan menuding fitnah dengan selebaran sama sekali tidak benar. Kontes politik tetap politik, sedang kasus hukum yang menjerat HB merupakan proses perlakuan yang dilakoni sendiri. ” Saa berharap, jangan ada fitnah dalam proses pilkada,” harap Tim Media skhd, Hairil Anwar.fb_img_1473399815520-1-1

Kata Hairil, isu korupsi itu menjadi tema bersama dan kita perangi sama-sama. Korupsi adalah kejahatan extraordinary  menjadi musuh bersama. Karena korupsi merugikan masyarakat secara keseluruhan. Itu selaras yang disampaikan Gubernur SYL disetiap momen untuk senantiasa mengingat ” Jangan memilih pemimpin yang korup.”

Tim skhd dibolehkan memakai isu korups, begitu juga tim petahana juga boleh menggunakan isu korupsi. Karena korupsi adalah musuh bersama. ” Partai Nasdem dan PKS konsens dengan rekam jejak calon pemimpin yang korup,” ungkap Hairil.

Oleh Kejati lanjut Wakil Ketua DPRD ini, rekam jejak skhd telah dinyatakan bersih dari korupsi. Jadi tidak benar kami memanfaatkan isu korupsi karena itu isu bersama. Jika petahana diindikasikan tersangkut korupsi, itu domainnya lain. Kami tdk menyerang personal.

Soal tudingan tim petahana bahwa tim skhd menfitnah dengan selebaran itu juga tidak benar. Disebut fitnah kalau informasi yang sebar sumbernya tidak akurat. Info pemeriksaan dikejati tersebar luas di media online dan cetak bahkan televisi. Kalau pun ada yang sebarkan, itu personal jangan libatkan tim skhd. Apalagi menuding fitnah”.  (cw/R)