Distributor CV. Rabiah Akui Harga Pupuk Rp125 Hingga Rp130 Ribu

TAKALAR – Perjalanan distribusi kebutuhan pupuk subsidi petani terus jadi perbincangan dengan keluhan langka dan sangat mahal. Harga berdasarkan eceran tertinggi (HET) sebesar Rp112.500 per-zaknya melonjak drastis hingga di angka Rp125.000 hingga 140.000. Distribusi dengan transaksi rupiah yang bervariasi antar distributor satu dengan lainnya cukup memberikan gambaran adanya permainan harga di tingkat distributor kolaborasi pengecer.

Di wilayah Galesong dan Galesong Utara (Galut), harga pupuk urea berada dikisaran angka Rp125.000  hingga Rp130.000. Hal tersebut menurut warga di Galut, sangat bergantung pada kondisi atau tingkat kebutuhan dengan ketersediaan pupuknya. Maksudnya, harga bisa dijangkau di angka 125 ribu kalau stoknya banyak, dan angka lebih dari itu bisa merangkak naik kalau stok kurang.

Perusahaan pemasok pupuk wilayah kecamatan Pattallassang, Galesong dan Galesong Utara, cv. Rabiah yang dimintai konfirmasinya siang tadi membenarkan harga antara Rp125 hingga Rp130 ribu per-zaknya. “Benar, harganya memang segitu anatara rp125 hingga rp130 ribu,” aku Syarief Nombong.

Distributor cv rabiah, Syarif Nombong juga menyampaikan kalau harga itu ada karena adanya pencampuran. “Maaf, setengah jam saya telfon balik karena ada yang kukerjakan,” tutupnya yang hingga sekarang janji telfon baliknya tak ditepati.    ©