Bagi Uang dan Sembako, PT. Boddia Jaya di Galesong Ricuh

TAKALARDua kubu paslon bupati – Wabup bentrok di desa Boddia, kecamatan Galesong, atau tepatnya di kawasan gudang milik PT. Boddia Jaya. Kedua pendukung paslon ini saling lempar batu dan saling serang.

Pasalnya, petugas kepolisian bersama Panwascam yang diiringi massa pendukung SKHD mendatangi gudang milik H. Lapang. Kedatangan petugas di lokasi karena adanya informasi kalau ditempat ada transaksi yang lebih kental dikenal bagi uang dan sembako untuk pemenangan paslon HBHN yang berakhir dengan bentrokan.

Informasi menyebutkan, insiden tersebut berawal lantaran H. Lapang diketahui bagi bagi uang terhadap warga setempat, saat tim Berua Baji mengetahui bahwa H. Lapang bagi bagi uang di rumahnya dengan spontan memanggil Panwascam setempat bersama anggota polsek Galesong Selatan mendatangi rumah H. Lapang saat tiba di TKP langsung di serang dengan lemparan batu okeh H. Lapang cs, akhirnya salah satu pollisi terkena lemparan batu akibatnya petugas kepolisian tersebut mengalami luka memar di bagian kepalanya terang saksi mata yang enggan di publis identitasnya.

Saat petugas keamanan menggeledah rumah H. Lapang ternyata terdapat anggota TNI di duga ikut serta membantu H. Lapang membagi uang tersebut.

Perang batu dan bambu tak terelakkang, untung saja aparat kepolisian cepat datang sebanyak 4 orang dibantu oleh pihak TNI beserta beberapa orang tokoh masyarakat karena beberapa orang massa ada yang membawa parang dan badik.

Sampai saat ini situasi masih mencekam karena masih banyak orang berkumpul dsini sambil berjaga jaga. (malo)