Berhenti Jadi Pejabat Publik Kalau Tidak Mau Dikritisi

Sekda dilaporkan ke Kejari oleh LSM INTAI atas dugaan korup bantuan alsintan berupa combine farm mendadak jadi viral yang kini berbalik arah dengan adanya laporan balik meskipun pelapornya bukan korban.

TAKALAR – Menggelitik tapi begitulah fakta sesungguhnya yang tengah terjadi di butta berjuluk Panrannuangku, dimana soal yang menimpa Sekda H. Muhammad Hasbi di jawab penuh satu komunitas yang mengatas-namakan dirinya Koalisi aktivis LSM.

Atas dasar tak terima Sekda dilaporkan atas dugaan korupsi bantuan alsintan, Koalisi inipun melapor balik LSM INTAI dan tiga media online ke Polres Senin kemarin dengan pelanggaran IT dan tudingan pemerasan.

Kondisi tersebut disikapi serius seseorang yang terbilang tokoh pemuda yang juga mengakui dirinya pensiunan aktivis, Adi Romo.

Dia menyayangkan kejadian lapor melapor ini hanya karena adanya kritik dan laporan LSM INTAI terhadap salah satu pejabat publik. “Kalau di kritik dan dilaporkan, lalu mengganggap dirimu benar tidak perlu parno dan biarkan proses berjalan,” katanya.

Disampaikan Adi, jangan terlalu panik kalau memang tidak melakukan tindakan seperti yang ditudingkan. “Berhenti saja jadi pejabat publik kalau tidak mau dikritisi,” pungkasnya.

Mengenai adanya unsur pemerasan di kontes tersebut, Adi tak menanggapinya. Namun kata dia, kalau benar melakukan tindakan pemerasan, itu sangat jelas melanggar hukum. (cw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *