Dinas Kominfo Dinilai Pilih Kasih, Angka Rp1,2 M Dipertanyakan
TAKALAR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Takalar saat ini jadi perbincangan di kafe dan warung kopi. Pasalnya, anggaran media yang berada di kisaran Rp1,2 Miliar dikabarkan tidak menyentuh penuh keperuntukannya.
Dihembuskan kalangan jurnalis, nilai transaksi kontrak bervariasi antara Rp450.000 hingga Rp10 juta perbulan, belum terhitung angka langganan.
Kondisi tersebut mengundang tanya karena tidak adanya transparansi Dinas Kominfo tehadap penggunaan anggaran khususnya Media yang dikategorikan Lokal. “Ada pilih kasih nilai kontrak tertentu,” ungkap Jurnalis ke trialief, Senin (20/4) di area Gedung DPRD.
Informasi tersebut diperkuat dengan publikasi salah satu media online yang mengindikasikan adanya pola terstruktur yang diduga kuat membuka ruang Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).
Bahkan ada kabar dihembuskan, di kontes distribusi media di Dinas Kominfo terdapat orang dalam (Ordal) yang disebutkan andil berkontribusi berita dan menerima lebih dari media lain, benarkah….? (c/rd)
