Dishub Akui Pungut Uang Disela Kegiatan Operasi di Galut

GALESONG – Berita permintaan atau pengambilan uang terhadap salah satu pengguna jalan (sopir) di kegiatan operasi (swiping) yang digelar Dishub diakui penanggung jawab lapangan.

“Sesuai pemberitaan yang kami baca terkait adanya pengambilan uang itu betul sekali,” aku Penanggung jawab operasi pencegahan covid di jalan poros Barombong, desa Aeng Batu Batu, kecamatan Galesong Utara (Galut) Syamsuddi Habib

Kata dia, pungutan itu bukan pungutan liar (pungli) karena itu ganti Kiir dan ada buktinya.

Dijelaskan mantan Lurah Maradekaya, kecamatan Pattallassang ini, pihaknya tegaskan kalau Dg Siriwa, warga desa Kalukuang, kecamatan Galut (sopir red) memperlihatkan Kerr yang sudah mati sejak tahun 2018. Jadi ada denda selama 3 tahun yang total sebenarnya Rp. 3 ratus ribu lebih yang musti dibayar.

Namun tetap dibijaksanai dengan hanya membayar Rp.150 ribu saja. Kalau dia urus di kantor, bisa bayar sampai Rp. 500 ribu karena kena denda.

“Maaf, seandainya bukan denda sesuai perda saja, ” pungkasnya. (chiwa)